Program Pengembangan Keterampilan Batik
Pengembangan Keterampilan Batik menjadi strategi kebudayaan berbasis ekonomi kreatif yang bertujuan memperkuat kemandirian finansial masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya nusantara. Program ini bagian dari pengembangan ekonomi lokal yang dikembangkan bersama mitra strategis kami PT Tirta Investama – Pabrik Keboncandi (Danone – AQUA), sebagai bagian dari komitmen perusahaan melalui tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility). Batik tidak hanya dipandang sebagai komoditas tekstil, melainkan sebagai instrumen inklusi sosial yang mampu menyerap tenaga kerja lokal, khususnya kelompok perempuan dan penyandang disabilitas yang sering kali terpinggirkan dari pasar kerja formal. Melalui program ini, YSII memfasilitasi transformasi potensi seni dan budaya lokal menjadi industri skala rumah tangga yang memiliki daya saing pasar dan karakter keunikan produk yang kuat.

Gambar. Proses pembuatan batik KUB Bina Lestari

Gambar. Proses pembuatan batik KUB Bina Lestari
Kerangka kerja pendampingan batik yang dijalankan YSII mencakup pelatihan vokasional komprehensif, mulai dari teknik pembuatan motif batik khas daerah, penggunaan pewarna alami ramah lingkungan, hingga manajemen produksi dan pemasaran produk. Pendekatan ini diperluas hingga ke sektor pendidikan inklusif, seperti kemitraan pendampingan seni batik sebagai vokasi di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) yang ada di Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Pendampingan ini bertujuan memberikan keterampilan vokasional yang membuka jalan kemandirian bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Seluruh proses pembelajaran didesain secara partisipatif untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan jiwa kewirausahaan para peserta.
Leave a Comment