Sekolah lapang untuk Kelompok Tani Subang

 Sekolah lapang untuk Kelompok Tani Subang

Sekolah lapangan untuk petani merupakan salah satu proses pembelajaran non formal bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengenali potensi, menyusun rencana usaha, identifikasi dan mengatasi permasalahan, mengambil keputusan dan menerapkan teknologi yang sesuai dengan sumberdaya setempat secara sinergis dan berwawasan lingkungan sehingga usaha tani lebih efisien, berproduktivitas tinggi dan berkelanjutan.

Sekolah lapang Kelompok Tani yang dilakukan di program konservasi PT TIV bertujuan Untuk meningkatkan pengetahuan kelompok tani dalam memahami kondisi lingkungan saat ini dan masa depan.  Sekolah lapang Tani konservasi dilaksanakan dalam tiga periode :

Periode I : Diskusi dan Kunjungan lapang tentang  model model konservasi. Terdapat 30 kelompok tani yang hadir di Aula Pesangrahan.

Periode II : Diskusi dan kunjungan lapang tentang membuat persemaian yang baik.  Dihadiri oleh 20 orang kelompok tani di Balai musyawarah kampung Cigalumping.

Periode III: Studi banding di Balai Penelitian Buah dengan diikuti sebanya 15 peserta. Dengan pemateri Bu Walya dari Balai Penelitian Buah. Materi Studi banding lebih pada pembuatan benih seperti stek tanaman, okulasi, dll.

Setelah sekolah lapang, sebagai tindak lanjutnya kelompok tani terpilih, mendapatkan kesempatan untuk membuat rumah bibit yang akan mereka kelola bersama.  (Dok YSII 2016, Coke)

Leave a Reply

Your email address will not be published.